Hape dengan teknologi layar sentuh atau touchscreen sudah bukan kejutan lagi. Beberapa vendor lokal sudah berani rilis hape touchscreen ini. Setidaknya peminatnya semakin banyak, sehingga tidak perlu khawatir untuk tidak laku.
Memang teknologi layar sentuh bukan barang mahal lagi. Tidak seperti layar berwarna yang diawal produksinya harganya selangit. Sehingga kalau rusak layarnya, maka bisa bikin putus asa.
Namun harga komponen LCD layar sentuh yang semakin murah, sehingga harga hape touchscreen menjadi semakin murah pula. Hal ini membuat hape touchscreen mudah dibeli, dan semakin populer. Apalagi fitur yang dijejalkan semakin lengkap.
Pada hape touchscreen fiturnya ada yang sudah dilengkapi dengan TV. Sehingga bisa menonton siaran televisi lokal dari hape. Meskipun teknologinya masih di awal produksi, tapi tampilannya sudah bisa dinikmati. Sehingga saat nnton bola bisa dilakukan dimanapun, tanpa perlu duduk didepan televisi.
Pilih hape touchscreen yang presisi.
Beberapa hape touchscreen memiliki setting kalibrasi layar sentuhnya. Ini penting untuk mendapatkan presisi pada layar sentuh saat memberikan input pada hape tersebut. Karena jika layar sentuhnya tidak presisi akan terjadi “salah sentuh”. Misal yang disentuh huruf A, yang keluar huruf S. Hal ini karena kalibrasi antara hardware dan softwarenya belum sinkron.
Pada beberapa hape low end alias yang harganya murah, memang memiliki kendala di presisi layar sentuhnya. Kemungkinannya bisa jadi layar sentuhnya belum dikalibrasi. Atau bisa juga memang kualitas layar sentuhnya memang jelek. Hal ini akan berpengaruh pada proses input di layar sentuh tersebut.
Jika anda mengalami tidak presisi pada layar sentuh anda, coba lakukan kalibrasi dulu. Bila tetap tidak presisi, coba lakukan update software. Atau dikenal dengan “flash” , untuk reinstall OSnya. Bila tetap saja tidak presisi, maka kualitas LCDnya memang jelek atau cacat.
Bila masih dalam masa garansi, sebenarnya bisa diklaimkan hape tersebut. Karena bagaimanapun akan tidak nyaman dalam menghandel layar sentuh yang tidak presisi. Paling tidak sebelum membeli hape layar sentuh, harus selalu dicoba untuk melakukan SMS, disitu akan ada tombol keyboard hape secara lengkap. Dan akan ketahuan kalau layar sentuhnya tidak presisi.
Lindungi LCD dengan screenguard.
Setelah membeli hape layar sentuh, maka perawatan LCD menjadi prioritas. Karena kerusakan pada touchscreennya akan merusak hape tersebut secara keseluruhan. Bila ada keypad manualnya, mungkin masih bisa berfungsi.
Pada layar LCD hape touchscreen, harus dilindungi dengan screenguard. Ini untuk melindungi fungsi layar sentuhnya. Atau lebih lengkap lagi bila dibelikan dompet atau tempat hape, yang memiliki pelindung layar LCD. Hal ini akan memberi perlindungan pada layar LCDnya dari tekanan atau kerusakan.
Biasanya vendor hape yang bonafid, akan menyediakan hape touchscreen lengkap dengan dompetnya. Ini adalah layanan jual yang baik. Karena bagaimanapun klaim garansi terbesar pada hape touchscreen adalah di LCDnya. Sehingga wajar bila mereka yang harusnya menyediakan screenguardnya.